Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 April 2015

Masa Lalu


Halo, sudah lama aku tak pernah mengisi blogku. Ini akan menjadi postingan pertamaku di tahun 2015. Postingan ini asli dari pemikiranku yang dalam banget hehe. Pas ini memang sedikit galau jadinya nggak punya kerjaan terus nulis ini deh. Penasaran? Oke silahkan baca :) dihayati yaa pake hati jangan logika eh gakdeng guys. Yuk.

Ini cerita tentang masalalu, dimana ada suka dan duka terlibat disitu. Masa lalu terkadang indah namun juga tersembunyi luka di dalamnya. Luka itu bisa membuatku menyesal dan akhirnya enggan untuk bermain dengan luka itu lagi. Yang indah.... membuatku tak ingin beranjak dari masa lalu itu, terlalu indah sehingga takkan pernah terlupakan. Ya, karena mencintai seseorang mengandung luka dan bahagia.
Saat kamu mengingat suatu peristiwa di masa lalu mungkin dihati akan muncul rasa penyesalan dan bersalah mengapa dulu aku begini, mengapa itu bisa terjadi, mengapa dan mengapa lainnya. Namun juga akan muncul rasa senang sehingga bisa menghibur hati, bisakah itu terulang lagi, bisakah dia melakukan itu lagi, bisakah aku bersamanya lagi, bisakah hal indah itu terjadi lagi dan bisakah lainnya. Walau memang diri kamu sendiri tahu bahwa itu takkan terulang lagi di hari ini ataupun esok, aku dengan masalaluku, kamu dengan masalalumu akan berbeda dikemudian hari. Sifat kita, kepribadian kita, status kita sedikit mulai sedikit akan berubah seiring berjalannya waktu. Kamu yang dulunya bersamaku di masalalu tetapi di hari ini aku bersama orang lain dan kamu bersama dia. Seharusnya memang masalalu hanya dijadikan sebagai peringatan dan pelajaran untuk tidak melakukan kesalahan yang sama, kesalahan yang buruk. Kesalahan itu akan membuat kamu memperbaiki diri sendiri menjadi lebih baik, tentunya.
Tetapi tak tahu mengapa bisa terjadi, aku merasa masa lalu selalu membayangiku. Jika aku tahu masa lalu orang itu dan bertemu dengannya, aku terkadang melihatnya dengan pikiranku terbayang akan masa lalunya dulu. Aku selalu memikirkan masa lalunya yang membuat setengah hatiku benci dan setengah hatiku yang lain senang. Teman-temanku berpikir hanya masalalu toh kamu sama dia kan sekarang nggak usah mikir masa lalunya. Namun, aku kadang nggak bisa kayak gitu... menurutku masalalunya penting untuk melihat kepribadiannya sendiri, walau aku yakin pasti ada yang berubah. Masa lalu memang bisa membuat kamu bagai terjebak dan tak tahu harus melangkah ke mana.
Oh yaa jika kamu telah melakukan kesalahan di masa lalu dan mungkin membuat hati seseorang yang kamu cintai tersebut terluka karena kamu menyakitinya dengan sengaja ataupun tidak sengaja yaah hm.. kemudian kamu baru sadar di hari ini dan ingin diberi kesempatan yang kedua iyaa kan itu susah banget. Apalagi kalo kamu udah nyakitin mereka parah banget, nggak tahu diri lah. Kesempatan kedua? Yakin dia mau ngulang lagi sama kamu? Apa dia nggak takut semua di masa lalu akan terulang kembali? Mungkin banyak pertanyaan yang membuat dia susah memberi kesempatan kedua. Namun... Tidak salahnya juga kan memberi kesempatan kedua pada seseorang yang telah menyakiti kita. Ada kalanya kamu harus memberi kesempatan ketika orang lain memang bersungguh-sungguh berubah menjadi lebih baik. Begitu juga dengan cinta, jika hati menginginkan untuk memberi kesempatan, berilah. Ikutilah kata hatimu, hatimu yang menentukan hatimu yang merasakan. Dan aku sangat berterimakasih untuk seseorang yang telah memberiku kesempatan berulang kali.
Sejauh ini, masa laluku indah untuk dikenang walau ada secercah luka. Namun luka itu sudah tertutupi. Masa lalu kadang memang suka mengikuti walaupun kita ingin lepas darinya.  Masa lalu yang sederhana itu kadang terasa rumit. Cintamu saat ini, akan menjadi masa lalu di hari esok. Namun akan mengiringiku sampai nanti. Dan sampai detik ini aku selalu berpikir, “Mengapa kamu beranggapan bahwa flasback itu menakutkan? Apakah hanya rasa takut yang ada di masalalumu? Apakah tidak ada yang indah di masalalumu?” coba tanyakan pada dirimu sendiri...
Dan sejujurnya aku hanya ingin menjadi yang terindah untuk masa lalu, masa kini dan masa depanmu. Aku ingin di kenang olehmu sebagai suatu serpihan kenangan yang indah. Untuk kau ketahui saja saat ini... Dimataku, tidak ada laki-laki yang lebih menarik daripada kau, bintangku. Dimanapun aku sembunyi, hatimu selalu menemukan hati ini. Cuma kau yang berhasil membuatku jatuh cinta berkali-kali.

“Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria.
Bukan dari tulang kaki pria, sehingga pria tidak bisa seenaknya menginjak-injak wanita.
Bukan dari tulang kepala pria, sehingga wanita pun tidak bisa seenaknya menindas pria.
Wanita diciptakan dari tulang rusuk pria.
Dekat tangan, agar bisa dilindungi.
Dekat hati, agar bisa dicintai, dikasihi dan disayangi dengan tulus.”

Jumat, 07 November 2014

Merindukanmu~



Aku rindu kamu. Aku rindu semua tentang kamu. Aku rindu semua kenangan tentang kita. Aku rindu semua momen yang telah kita lewati bersama.
Aku rindu saat kita saling menatap tanpa berucap.
Aku rindu saat kita berkenalan.
Aku rindu saat kita bertemu.
Aku rindu saat kita saling tersenyum malu.
Aku rindu saat kita berbicara satu sama lain.
Aku rindu saat kita berjabat tangan.
Aku rindu saat kamu memanggilku dengan sebutan "yang" atau "sayang"
Aku rindu saat kamu berada disampingku.
Aku rindu saat kita tertawa bersama.
Aku rindu saat kita berpapasan.
Aku rindu saat kita merasa canggung.
Aku rindu saat kita bertingkah konyol.
Aku rindu saat kita beradu mulut tanpa henti.
Aku rindu saat kamu memarahiku.
Aku rindu saat kamu cemburu.
Aku rindu saat kita bertengkar.
Aku rindu saat kamu merindukanku.
Aku rindu saat kamu menasihatiku.
Aku rindu saat kamu memerhatikanku.
Aku rindu saat kamu cuek kepadaku.
Aku rindu saat kamu memujiku.
Aku rindu saat kamu membuatku cemburu karena orang lain.
Aku rindu janji-janjimu.
Aku rindu saat kamu mengatakan “aku sayang kamu”
Aku rindu saat kamu bertingkah manis di depanku.
Aku rindu kata-kata romantismu.
Aku rindu saat kamu diam membisu.
Aku rindu tatapan tajammu.
Aku rindu saat kamu bersamaku.
Aku rindu saat kamu memegang tanganku dengan erat.
Aku rindu saat kamu mencubit pipiku.
Aku rindu saat kamu menarik hidungku.
Aku rindu saat kamu mengatakan "i love you" atau "love you too"
Aku rindu saat kamu memelukku dari belakang dan berbisik mengatakan “aku sayang kamu, kamu juga sayang aku aa?”
Aku rindu saat kamu berada di pundakku.
Aku rindu saat kamu mengacak-ngacak rambutku.
Aku rindu saat kamu memegang rambutku.
Aku rindu saat kamu mengusap pipiku saat aku menangis.
Aku rindu saat kamu memegang keningku.
Aku rindu saat kamu menggelitikiku.
Aku rindu saat kamu menarik tanganku dan memegangnya erat.
Aku rindu saat kamu mengusap lembut tanganku. 
Aku rindu saat kamu bisa membuatku terpesona.
Aku rindu saat kamu bisa membuatku tertidur.
Aku rindu saat kita berbagi headset.
Aku rindu saat kita mendengarkan musik.
Aku rindu saat kita menonton film bersama.
Aku rindu saat kamu bernyanyi.
Aku rindu saat kita belajar bersama.
Aku rindu lambaian tanganmu dengan mengucapkan “daa daaa”
Aku rindu saat kamu menungguku.
Aku rindu saat kita berjalan bersama.
Aku rindu saat kamu berbisik padaku.
Aku rindu cerita-cerita darimu.
Aku rindu caramu berjalan.
Aku rindu masa lalu kita.
Aku rindu saat kamu salah tingkah karenaku.
Aku rindu saat kamu jail padaku.
Aku rindu saat kamu membuatku kesal.
Aku rindu saat kamu menyesali perbuatanmu.
Aku rindu saat kamu jujur padaku.
Aku rindu kerlingan matamu.
Aku rindu senyuman manismu.
Aku rindu suaramu.
Aku rindu tanganmu.
Aku rindu rambutmu.
Aku rindu matamu yang coklat.
Aku rindu bulu matamu.
Aku rindu alis matamu.
Aku rindu pipimu.
Aku rindu hidungmu.
Aku rindu wajahmu.
Aku terlalu banyak merindukanmu... Aku sangat merindukanmu, sangat merindukan semua tentang kamu dan kita. Aku rindu kamu. Hanya beberapa serpihan kerinduanku yang aku tulis, karena merindukanmu adalah hal terbanyak yang selalu aku rindukan. Once again, I Miss You. I Miss You very much...

Senin, 27 Januari 2014

Pidato : Tema "Menjaga Kebersihan Lingkungan di Sekolah"


Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia dan bahan Ujian Praktek

Assalamualaikum. Wr. Wb.
Yang terhormat Kepala SMP Negeri 1 Pati
Yang saya hormati dewan guru serta staf tata usaha SMP Negeri 1 Pati
Dan teman-teman yang saya cintai


Ucapan syukur senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga dapat bertemu di tempat ini. Pada kesempatan kali ini perkenankan saya menyampaikan pidato dengan tema “Menjaga Kebersihan Lingkungan di Sekolah”

Hadirin yang berbahagia,
Lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk hidup. Oleh karena itu kita harus menjaga kelestarian lingkungan kita agar kita dapat hidup dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga kebersihannya. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit dilakukan.Contohnya adalah membuang sampah pada tempatnya.
Saat ini kesadaran untuk menjaga kebersihan di sekolah sebagai seorang murid sangatlah kurang. Dilihat dari lingkungan sekolah kita yang masih terdapat sampah yang berserakan, entah sampah plastik makanan, minuman, atau kertas. Padahal tempat sampah yang disediakan sekolah sudah memadai. Di setiap sudut sekolah terdapat tempat sampah, di dalam kelas pun terdapat tempat sampah. Namun tidak adanya kesadaran dari kita untuk membuang sampah pada tempatnya sebagai wujud menjaga kebersihan lingkungan sekolah kita.
Selain membuang sampah pada tempatnya, kita juga dapat menjalankan piket kelas sebagai tindakan menjaga kebersihan lingkungan di sekolah dan biasakan memilah sampah sesuai dengan kelompoknya sebelum dimasukkan ke tempat sampah.
Jenis sampah dibedakan menjadi 3, yaitu:
1.    Sampah Basah yaitu sampah yang mudah terurai dan membusuk.
 contoh: sisa makanan, sayur, buah-buahan, sampah kebun dan sampah dapur.
2.    Sampah Kering yaitu sampah yang tidak bisa membusuk dan terurai secara alamiah.
 contoh: kertas, kardus, plastik, karet, kaca, kaleng dan lain-lain.
3.     Sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracun) yaitu sampah beracun dan reaktif yang sangat    membahayakan kesehatan dan kehidupan organisme.
contoh:  baterai, cat, pestisida, sampah rumah sakit, dan lain-lain.


Tapi tempat sampah yang biasa disediakan hanya 2 jenis, yaitu sampah basah dan sampah kering.
Tetapi, pemisahan sampah basah dan sampah kering tersebut waktu dibuang akhirnya disatukan kembali.
Hal ini harus ada kerjasama antara pemerintah dan sekolah untuk pembuangan sampah basah dan sampah
kering sehingga mengurangi pencemaran lingkungan.

Hadirin yang berbahagia,
Kebersihan adalah sebagian dari iman. Dengan ini saya berharap teman-teman  peduli dan sadar dengan
pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan kita.

Hadirin,
Sekian yang dapat saya sampaikan, mudah-mudahan bermanfaat. Apabila ada tutur kata dan tingkah laku
yang kurang berkenan, saya mohon maaf, terimakasih.
Wassalamualaikum. Wr.Wb.

Selasa, 24 Desember 2013

Star★Queen♚

Member of StarQueen :
1. Mutiara Tsani Rosyida
2. Devi Septi Andriani
3. Mira Hardani
4. Dara Novia Lestari
5. Devi Rinditia
6. Elisabeth Andita Putri Permatasari
7. Yashinta Yuliana Putri
8. Titania Agustin
9. Yuni Widianingrum

» Saat kita latihan nih di kelas. Masih gak serius.
   















» Sebelum pentas nih foto-foto dulu :D #SQ














» StarQueen show's! GO FIGHT WIN!


»Yeeey, selesai! Foto bareng anggota DDC, guys!
  Mading 9B unyu-unyu yaa :* Go Green or Die!

Jum'at, 20 Desember 2013
StarQueen Juara 2 :)
Devisa. Just share for fun. This is my precious memories in my life with friends!

Jumat, 29 November 2013

Cerpen : Kamu dan Dia

Dibuat untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesia, maklum kalo jelek atau gimana. Just share! ;)

KAMU dan DIA

Pandanganku buram, mataku merah. Sulit memang. Membendung air mata yang membuat dadaku sesak. Sakit... Ku berlutut di tanah merah, menaburkan beberapa petikan bunga sembari memegang batu nisan seseorang yang ku sayang, dulu... Namun aku harus kuat. Karena sekarang, disampingku ada seorang laki-laki yang telah menggantikan dirimu, Agam.
        Pagi yang cerah, matahari menampakkan dirinya membuat suasana upacara di SMA Cellow kian ramai. Hai, perkenalkan namaku Lunariana Nindy, anak kelas X IPA-2 sekaligus wakil ketua OSIS, hehe. Disini aku lagi ngomelin Mila Stevanni, sahabatku. “Duh Mila, kamu itu hyperaktif banget sih. Diem bentar napa? Dengerin tuh pidatonya Bu Sri, bermanfaat tau!” omelku berbalik ke belakang menghadap Mila. “Males aah, sumuk, panas juga. Kapan selesai sih upacaranya?!” sungut Mila. “Diem deh. Aku juga....” Aku melongo, omelanku terputus karena sosok cowok tinggi, berwajah Indo-Barat itu lewat di depanku dan Mila. “Apa? Juga kenapa Na?” tanya Mila kebingungan. “Haaa? Gak papa. Eh la, cowok yang barusan lewat ke arah UKS itu siapa ya?” “Oh itu... Anak X IPS-1 sekelas sama aku, namanya Agam Rizqiawan. Wajah bule, ganteng lagi, dia itu.....” Buuukk! Pak Jo memukul lenganku dan Mila ringan yang sedari tadi ramai. Kita berdua meringis menahan sakit.
Di kantin.....
Aku dan Mila mengobrol membicarakan Agam. “Agam itu anak baru?” tanyaku sambil menyeruput jus sirsat dan menikmati sepotong cheesecake. “Gak kok, dia itu emang jarang keluar dari kelas.”  “Orangnya kek gimana?” “Baik, supel, cool, pinter tapi kadang ngeselin juga. Cewek-cewek kelasku pada suka sama dia, bule lagi. Dih, lho naksir ya kok kepo gitu sih” Aku tersedak. “Uhuukk.. Hah? Apa? Gak, trus kalo kepo berarti naksir gitu?” “Ya enggak juga sih, hehe.”
Aku berbohong. Aku menyukai Agam, namun aku menutupinya. Aku hanya bisa memerhatikan Agam dari jauh. Terkadang, aku mampir ke kelas Mila sekedar ngobrol atau mengamati Agam diam-diam. Jelas, modus. Atau bisa saja aku memancing Mila untuk menceritakan semua tentang Agam.
3 bulan kemudian.....
Kian hari, benih-benih cinta mulai tumbuh semakin dalam di hatiku mengenai Agam. Ingin sekali menyatakan perasaanku ini, perasaan yang mengusik relung hatiku. Tapi kapan? Untunglah ada Andre Alfario, teman sekelasku sekaligus teman dekat Agam. Andre itu orangnya baik, keren, lucu, pinter. Aku dan Andre kian dekat dan akrab. Curhat, belajar kelompok bareng, yah.. Sampai-sampai teman-teman lain mengira kita ada ikatan berpacaran padahal enggak sama sekali, hanya teman akrab. Dengan dibantu Andre, Aku sepakat untuk menyatakan semua perasaanku pada Agam besok hari Rabu.
Pagi sekali, Aku menuju kelas X IPS-1 menaruh  secarik kertas di ikat oleh pita berwarna biru di kursi tempat Agam duduk. Berharap semoga semuanya berjalan lancar. Tet..teet..tetttt! Bel jam istirahat berbunyi. Aku menunggu di taman belakang sekolah dengan Andre yang sedang menggambar pohon jambu untuk tugas seni rupa.
“Ndre, kok lama yaa Agam. Gak dibaca kali suratnya...” kataku lemes.
“Sabar Na, paling lagi jalan. Agam jalannya kayak keong emang.” ujar Andre cuek.
“Hahaha, tapi kan lebih cepet Agam”
“Lebih cepet aku lah” omel Andre ngeyel.
“Yeeeee” ledek ku sambil menjulurkan lidah ke Andre.”Eh eh ada Mila tuh, diem diem!” perintahku pada Andre. Andre mengangguk tanda mengiyakan.
“Lunaaaaaa!!! Iih, dicari-cari malah ada disini. Ngapain?” teriak Mila.
“Emm, lagi pengen ke taman aja, pemandangannya ternyata lebih bagus daripada di lapangan.” Duh, mampus. Ngaco-ngaco  batin ku.
“Oh... gitu, aneh. Ah udahlah, aku punya kabar bagus nih. Tau gak? Aku hari ini lagi seneng banget.” Ujar Mila antusias.
“Oyaaa? Pasti baru jadian yaa, ditembak cowok yaa? Siapa?” cerocosku.
“Dih, sahabatku ini paling tau deh. Hihihi”
“Yaa dong, aku gitu. Masak udah sahabatan 7 tahun gak tau sih gerak-gerik sahabatnya.”
“Haha, ya deh. Yups, aku kemarin emang ditembak cowok. Udah 3 bulan ini deket, sekelas sama aku kok. Orangnya Agam! Aku sekarang pacaran sama Agam, Na! Surprise deh, fans-fansnya aja pada kaget setelah denger kabar itu.” ujar Mila dengan wajah yang berseri-seri sambil mengguncang-guncang badanku.
“Apaaa?! Agam Rizqiawan bule itu?” tanyaku kaget.
“Yaaaps, bener banget. 100 buat kamu, hehe.”
Jleeebb! Nafasku tak teratur, ku bendung air mata ini. Bagaimana bisa Agam dengan Mila, sahabatku sendiri? Sakit sekali rasanya seperti ditusuk oleh 1000 pisau, entahlah. “Naa, kamu kenapa? Kok pucet gitu?” tanya Mila. “Gak papa, aku ke toilet dulu ya, kebelet nih. Daaa.” Kutinggalkan Mila. Masa bodoh dengan Agam dan Andre. Berantakan! Tuhan... kenapa harus Mila? Bagaimana bisa? Aku tak tau harus berbuat apa. Aku hanya bisa menangis. Menumpahkan seluruh beban, sakit yang ada dipundakku. Perih. Mengapa cinta itu menyakitkan? Mengapa cinta itu tak berpihak kepadaku?
4 bulan kemudian.....
Bel istirahat berbunyi... Aku keluar kelas. Ramai sekali anak-anak kelas X, XI dan XII mengerumuni mading, aku penasaran. Apa yang terjadi? pikirku. Aku ikut berdesak-desakkan hingga akhirnya aku bisa berada di depan mading. Ku telusuri... Apa ada yang berubah? Nah, lhoo? Astaghfirullahalazim! Agam.... Me-ning-gal? Ke-ce-la-ka-an? Gak, gak mungkin. Dunia serasa berputar, aku jatuh pingsan.
UKS.....
“Naaa.. bangun!!” teriak Mila.
“Na, kamu udah sadar?” tanya Andre.
“Haaah? Aku kenapa?” tanyaku sambil memegang kepala yang pusing ini.
“Kamu tadi pingsan di depan mading.” jawab Andre.
“Haaa? Agam gimana? Dia beneran.....” aku tak kuat tuk mengatakan kata selanjutnya, mungkin itu hanya mimpi. Aku menoleh ke Mila, meminta jawaban.
“Andre udah cerita semuanya sama aku. Na, maafin aku yaa. Aku gak tau kalau kamu ternyata sayang banget sama Agam. Dan meninggalnya Agam karena salahku, Agam ditabrak truk gara-gara aku. Seharusnya Agam gak usah jemput aku di Palmerah. Seharusnya aku bisa aja naik taksi. Aku emang salah, maafin aku Na. Aku juga gak bisa jadi sahabat yang baik buat kamu. Aku jarang nyempetin waktuku buat kamu, curhat, jalan-jalan... Maafin aku Na.” Mila menangis.
Aku tak bisa berkata apa-apa. Ku luapkan semuanya dengan menangis. Sakit, kesal, marah, benci... Campur jadi satu. Andre hanya bisa terdiam menunduk tak tau harus bagaimana. Aku menyesal tak menyatakan perasaanku pada Agam.
Sahabat.... Cinta.... Kenapa aku tak bisa memiliki keduanya?
Sore yang mendung, seolah langit ikut berduka. Aku dan Andre berlutut di samping makam Agam. Luna... Gak boleh nangis, ini kedua kalinya kamu disini. Kuat!  batinku. Sulit. Membendung air mata yang membuat dadaku sesak. Tes...tes... tak bisa ku tahan lagi. Air mata ini menetes berebut turun.
“Naa... Nangis itu wajar. Tapi jangan sampe terus menerus ya?” sahut Andre.
Aku tak bisa berkata apa-apa, hanya bisa mengangguk lemah.
Hening sesaat... Hanya terdengar isakanku mereda.
“Na, Agam beruntung ya di sayang sama cewek sebaik kamu....” ujar Andre sambil tersenyum.
Aku menoleh menatap mata Andre. Andre melanjutkan perkataannya.
“...Tapi aku jauh lebih beruntung karena sekarang aku milik kamu. Iyaa kan?” Seulas senyum manis mengembang teruntukku, lebih manis dari siapapun. Aku balas tersenyum semanis mungkin.
Aku berdiri. Andre ikut berdiri. Kita berdua pergi meninggalkan pemakaman menuju mobil.

Terimakasih Agam untuk segalanya...
Sekarang penggantimu ada disisiku...
Andre.


Rabu, 17 April 2013

Takkan Ada lagi♥


Aku slalu mengingatmu lho, meski aku tau itu menyakitkan buat aku.
Aku buka handphoneku tak ada lagi kamu yang selalu memenuhi inboxku
Tak ada lagi ucapan selamat pagi dan selamat tidur untukku
Tak ada lagi canda tawamu yang slalu mengiringku dalam kebahagiaan
Tak ada lagi leluconmu yang membuatku tertawa
Tak ada lagi tatapan yang membuat jantungku berdebar dan menyejukkan hatiku
Tak ada lagi genggaman tanganmu yang slalu membuatku kuat akan setiap masalah yang menghampiriku
Tak ada lagi pelukanmu yang membuatku tentram dan merasa aman dekat denganmu
Kini sekarang ada sesuatu yang hilang tak sama seperti dulu
Didalam mimpiku kamu selalu ada untukku dan kamu milikku
Tapi ternyata di dalam kehidupan nyata kau hanyalah mimpi untukku
Dan aku sulit menggapaimu kembali
Tak ada hal yang mampu kuperjuangkan selain membiarkanmu pergi dan merelakanmu untuk orang lain
Aku berusaha menikmati kesedihanku, kesakitanku hingga ku terbiasa akan semua itu
Aku selalu meneteskan air mata untukmu
Padahal setiap butiran air mata yang jatuh itu semakin aku merindukanmu dan sulit untuk melupakanmu
Kini aku merasa jatuh cinta kepadamu
Yang bukan milikku lagi..